LR part 2: Kompetisi Antar Wanita


Dipenghujung tahun 2010 terdapat suatu kompetisi menarik di Surabaya. Kompetisi tersebut dinamai Women Racing Competition. Kompetisi ini diadakan sebagai salah satu bentuk emansipasi wanita Surabaya dan sebagai wadah penampung bagi para wanita yang memiliki bakat untuk menjadi seorang racer. Pada tahun ini kompetisi dipenuhi oleh wanita-wanita muda Surabaya dan menurut para pengamat terdapat dua nama yang akan bersaing ketat memenangi kompetisi ini.
Hany Yochie adalah seorang pembalap muda yang dilahirkan pada tanggal 11 Agustus 1992. Wanita yang tidak suka banyak bicara ini sudah menyenangi kendaraan beroda dua sejak ia duduk kelas dua SD. Beberapa prestasi pun telah ia peroleh mulai dari kejuaraan tingkat desa hingga provinsi.
Berbeda dengan Hany – sapaan akrab Hany Yochie – Mega belum memiliki nama di daerah Surabaya. Maklum, ia belum genap satu tahun tinggal di Surabaya. Tingginya rating yang diberikan pengamat berdasar pengalamannya racing di Paris. Diketahui Mega besar di Paris dikarenakan orangtua yang studi disana. Selama tujuh tahun ia telah menjadi racer, walau tidak pernah mangangkat trofi tetapi ia selalu berada dalam Top 5 racer muda di Paris.
Menarik perlu disimak adalah rating kemenangan disetiap lap kedua racer tersebut. Hany yang sudah dikenal khalayak Surabaya mendapatkan nilai 70 sedangkan Mega hanya mendapat rating 49 sesaat sebelum race akan dimulai. Memasuki lap pertama rating keduanya meningkat menjaddi masing-masing 78 dan 56. Pengalaman Mega di Paris membuat mentalnya tidak turun walau dalam tekanan. Terbukti pada lap kedua rating-nya jauh melampaui Hany yakni 81 sedangkan Hany turun empat poin dari rating sebelumnya. Mega dengan motor nomor 19-nya konsisten dengan rating sebelumnya sedangkan kepanikan Hany merugikan dirinya sendiri. Hany melakukan kecurangan di lap ketiga. Hal ini menyebabkan rating-nya merosot hingga 38.
Lap keempat menjadi titik balik dari Hany. Pembalap dengan nomor 1 ini mendapatkan rating 81. Usahanya berbuah manis terlebih rating Mega turun dua poin di lap yang sama. Memasuki dua lap terakhir persaingan semakin ketat. Mega sebagai pembalap baru di Surabaya menginginkan trofi pada debutnya. Pada lap keempat ia kembali dengan rating puncaknya yakni 81 sekaligus mengungguli Hany yang turun tiga angka menjadi 78.
Memasuki final lap, Hany yang sudah sangat terbiasa dengan track yang ada mampu melakukan akselerasi hingga mencapai rating 88 sedangkan Mega turun menjadi 76.
Pada belokkan terakhir segalanya dipertaruhkan untuk menjadi yang terdepan. Siapakah yang mampu memenangkan racing kali ini?

3 thoughts on “LR part 2: Kompetisi Antar Wanita

  1. cerita diatas hanya fiktif belaka,namun nilai yang ada sesuai dengan kenyataan di laboratorium..hehehe
    oia, sekedar info, rating merupakan nilai dari penonton yang melihat performa pembalap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s