Sukseskan Mentoring Lanjutan!


Mentoring wajib merupakan sebuah anugerah yang di berikan Allah swt untuk dakwah di ITS. Waktu selama satu semester menjadi waktu wajib bagi mahasiswa baru mengikuti mentoring. BPM selaku BSO JMMI bertanggung jawab akan keberlangsungan mentoring wajib. Namun tidak untuk mentoring lanjutan.

Urgensi Mentoring Lanjutan
Proses mentoring seyogyanya berlangsung secara kontinu. Karena pada dasarnya pembinaan diri yang didalamnya termasuk mentoring tidak dapat dibatasi waktu. Alasan tersebutlah yang menjadi inspirasi perlu adanya mentoring lanjutan.

Realita yang ada adalah mentoring lanjutan tidak dapat bersifat wajib. Hal ini dikarenakan goal dari mentoring lanjutan yang sulit didapatkan dan dipahami oleh semua pihak. Oleh karena itu, tidaklah mungkin suksesnya mentoring lanjutan berada di pundak BPM. Rasionalitas yang ada adalah mentoring lanjutan sebagai upaya LDJ untuk menjaring kader. Setelah diawali dengan mentoring wajib, akan membantu LDJ karena materi dasar keislaman seharusnya sudah tercapai dimana merupakan bagian dalam proses pencapaian marhalah 1 dalam system pembinaan LDJ. Selain itu, padatnya aktivitas mahasiswa yang biasanya berdampak pada menurunnya kualitas ruhani mahasiswa tersebut seharusnya dapat diminimalisasi apabila mengikuti mentoring lanjutan karena isi dari mentoring sebagian besar saling nasehat-menasehati, pemahaman materi keislaman dan pembentukan ukhuwah yang keseluruhan tersebut terlaksana satu pekan sekali. Atas dasar tersebut seharusnya mentoring lanjutan menjadi sarana penyegaran untuk ruhani dan dari padatnya aktivitas mahasiswa.

LDJ, terdepan dalam mentoring lanjutan
LDJ merupakan pusat penyampaian nilai-nilai Islam yang ada di jurusan. LDJ inilah yang secara tidak langsung bertanggung jawab terhadap kondisi keislaman di jurusannya. Mirisnya, sedikit mahasiswa yang tertarik bergabung dalam LDJ (mayoritas LDJ). Ketertarikannya terkalahkan oleh ormawa lainnya semisal hima, BEM, atau bahkan UKM. Maka hasilnya adalah LDJ sulit memiliki peran yang signifikan terhadap kondisi keislaman di jurusannya dikarenakan SDM yang tidak memadai.

Adanya mentoring wajib, sekali lagi, merupakan anugerah dari Allah swt. Hal ini seharusnya disadari LDJ sebagai suatu peluang untuk dapat menjamin keberlangsungan estafet dakwah di jurusan. Tidak pedulinya LDJ untuk meneruskan mentoring wajib melalui mentoring lanjutan dapat menjadi suatu bentuk tidak mensyukuri nikmat yang telah Allah swt berikan. Enam bulan mahasiswa baru menerima materi dasar keislaman akan hilang bila tidak saling mengingatkan, akan tidak berdampak pada prilakunya dalam waktu yang lama bila tidak dibiasakan, dan hanya akan berhenti di materi dasar bila pemahamannya tidak ditingkatkan. Oleh karena itu, LDJ berada dalam barisan terdepan dalam kesuksesan mentoring lanjutan.

Hanya LDJ ……..
yang keseharian berinteraksi dengan mahasiswa baru
Hanya LDJ …….
Yang memahami karakteristik personal di mahasiswa baru
Hanya LDJ …….
Yang menjadi tempat terdekat untuk memahami Islam bagi mahasiswa baru
Oleh karenanya
LDJ menjadi KUNCI dalam kesuksesan mentoring lanjutan
Allahu Akbar!
[nir]

10 thoughts on “Sukseskan Mentoring Lanjutan!

  1. agak kurang tepat bila dkatakan bem hima atau pun elemen km its sbagai penyebab ketertarikan para mahasiswa kurang terhadap LDJ. Karena pada dasarnya d elemen KM yang lain sedang mengupayakan kaderisasi islami. walau tidak sekental di ldj atau pun d ldk. afwn

    • saya sepakat dengan naylaa. Ditulisan saya pun tidak menjustifikasi demikian. Subhanallah sudah ada upaya untuk kesana, saya ulurkan tangan ini untuk membantu upaya yang sedang dilakukan, saya pasang telinga ini untuk mendengar apabila ada yang ingin disampaikan, karena dakwah tidak bergerak sendiri-sendiri. Mari bersinergi…

  2. Sepakat dg tulisanx…memang benar, pd dasarx yg bth mentoring lanjt adl LDJ tu sndri…krn memang LDJlah yg buth kader…tp alangkah lebih baikx klo dr BPM bs menginisiasi mentorng lanjtn tsb scr lbh bnyk. Ex:buat forum ke PH to pa utk membcrkan mentorng lanjutn, mgkn dr BPM jg bs sdkt membrkan gambran mentorng lanjutn yg sehat tu seprti pa, teknisx kah, materix to mgkn kurikulumx…tulisan ni pun sbnrx sudah dpt disbt sbg pengnsiasi, tp mgkn dpt ditmbh lg lah…sebagaimana tdpt faktor klasik dihal ni, yaitu tdk meratax tgkt kepahaman msg2 LDJ…af1 jika da kt yg salah…mgkn ni sdkt usul dr an…af1 n syukron…

    • makasih masukannya,,pertahankan sifat kritis dan ingin tau nya.
      Ini hal pertama yang bisa saya lakukan. Minta tolong kerjasama dari semua untuk mencerdaskan LDJ disekitar kita. Tulisan ini bisa di jadikan referensi untuk mencerdaskannya.
      mari bersinergi…

  3. InsyaALLAH, da sarana kok utk koordinasi…sebagaimana hasil mukhtamar, bs kok diadakan koordinasi buat pencerdasan mentoring lanjutanx…bs lwt forum kadept to forum ketum…yg perlu dipkrkan mungkn tinggal bagaimana cara pncrdasn yg baik tu dilakukan…tentux tanpa dax hal2 yg dpt dianggap sbagai perintah oleh LDJ. Tp lebih pd bagaimana antara smua pihak saling bekerja sama n bersinergi…mohon kerjasamax…MARI BERSINERGI utk mewujudkn ITS KAMPUS MADANI…

    • Ya benar, semoga saja hasil muktamar dapat dijalankan dengan baik. LDJ harus open mind, dan visioner untuk dapat menerima mentoring lanjutan.
      semoga bisa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s